konflik individu dan kelompok

Sesuai dengan yang dijelaskan minggu kemarin dosen kami yang cantik bu ekaning, bahwasanya konflik menurut pihak-pihak yang terlibat ada 5, yaitu :

Konflik dalam diri individu
Konflik antar individu
Konflik individu dengan kelompok.
Konflik antar kelompok
Konflik kelompok dengan organisiasi

berikut adalah contoh – contoh dari konflik – konflik diatas, antara lain :
konflik dalam diri individu contohnya adalah konflik dengan diri sendiri.
Konflik antar individu contohnya konflik dengan teman, saudara, tetangga ( intinya adalah konflik dengan orang lain disekitar )
konflik individu dengan kelompok contohnya adalah konflik dalam band, dsb.
Konflik antar kelompok contohnya adalah konflik antara suku, kampung, supporter,dsbnya.
Konflik kelompok dengan organisasi contohnya adalah konflik antara warga dengan perusahaan yang mendirikan bangunan tanpa mendapat izin dari warga sekitar.

Setelah melihat contoh-contoh konflik diatas, konflik yang akan saya bahas dan saya kembangkan adalah konflik individu dengan kelompok. Saya akan membahas konflik ini dari sisi pengalaman saya sendiri.

Konflik yang saya alami, itu terjadi ketika saya bergabung dengan sebuah grup band. Pada awalnya gitaris dan vokalis band saya, mempunyai hubungan yang dari awalnya berkomitmen untuk tidak mempermasalahkan masalah hubungan pribadi mereka dengan masalah hubungan grup band. Akan tetapi, seiring waktu berjalan ada masalah pada mereka berdua, dan pada akhirnya imbasnya pun terkena pada band saya juga.

Konflik yang terjadi antara mereka dengan personil lainnya, membuat hubungan band kami semakin renggang, keduanya tidak profesional untuk menghadapi situasi yang mungkin akan merugikan orang lain , dari awal saya dan kawan – kawan mengingatkan hal itu tapi apa yang terjadi sungguh menyulitkan. Karena sudah ada kontrak dengan salah satu cafe di jakarta timur terpaksa kami mencari player – player lain tapi pihak dari cafe itu sendiri tidak menerima karena kami hanya alasan tiap kali datang untuk perform.

Sekarang konflik yang kami alami makin menyebar dan tidak bisa ditahan akhirnya band kami memilih vakum untuk bermusik dan hingga sekarang belum ada lagi kabar dari kawan – kawan untuk kepastian dari band saya. Karena konflik dari 2 personil band saya mengakibatkan keruntuhan persahabatan dan kekuatan dalam suatu kelompok(band). Untuk saran bagi yang lain jangan coba – coba menjalin hubungan di dalam kelompok apalagi untuk jangka panjang itu bisa mengakibatkan konflik antara individual dan kelompok entah karena jealous atau kejadian – kejadian yang lain.

Cara penyelesaian untuk Konflik :
Lose – Lose ( Kalah – Kalah ) Kedua Belah Pihak Tidak ada yang menang, Keduanya merugi/kalah.
Lose – Win ( Kalah – Menang ) Salah satu pihak menang atas pihak yang lainnya.
Win – Win ( Menang – Menang ) Kedua pihak sama-sama mendapatkan jalan/hasil yang terbaik. Win – win solusi ini adalah hasil terbaik untuk menyelesaikan konflik.

Jadi penyelesaian yang saya ambil dari konflik diatas adalah lose -lose dimana kedua belah pihak tidak ada yang menang.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s